Senin, 25 Maret 2019

Raksasa di pinggir pantai, Ikon baru kota surabaya




Jika kalian berkunjung ke suatu kota atau tempat, apa yang menjadi bukti atau tanda bahwa kalian pernah atau sedang berada di kota itu? Tentu saja berfoto dengan background atau landmark yang terkenal di kota tersebut. 

Adanya icon atau landmark (penanda kota) sangat penting untuk tujuan para wisatawan yang akan berkunjung ke suatu kota tersebut dan mengingatkan kepada wisatawan bahwa mereka pernah berkunjung ke kota/tempat  tersebut. Seperti jakarta dengan monas, bandung dengan gedung sate, jogja dengan malioboro, dan sebagainya.


(mirza syahrul)





SURABAYA, siapa yang tidak kenal dengan kota yang disimbolkan dengan ikan suro (hiu) dan boyo (buaya), setiap wisatawan yang datang ke kota surabaya pasti menyempatkan mengabadikan gambar dengan  latar belakanng ikon suro dan boyo tersebut. di kota surabaya  Ikon suro dan boyo untuk saat ini ada di  dua tempat. Yang pertama di depan kebun binatang surabaya dan yang kedua berada di skate & BMX park di dekat delta plaza surabaya.



(mirza syahrul)

Saat ini di pinggiran pantai kenjeran tepatnya di kawasan sentra ikan bulak, proses pembangunan sudah berjalan hampir satu tahunan dan di targetkan akan selesai sebelum puasaan (kata warga setempat). “Rencana berikutnya adalah diresmikan bersamaan dengan HUT Kota Surabaya, 31 Mei 2019 mendatang. Dan masyarakat sudah bisa menikmatinya” (surabayastory.com).


(mirza syahrul)

Patung raksasa ini dikabarkan akan mempunyai ukuran yang lebih besar  dari patung surabaya di KBS dan di skate park (berukuran 42 meter). “ Tidak main-main, patung Suro-Boyo digarap seniman terkenal dari Bali I Wayan Winten. Tangan kreatif perupa kelahiran 1962 itu sudah melahirkan banyak karya monumental. Salah satunya Monumen Jayandaru di Sidoarjo.” (www.jpnn.com).

Patung raksasa ini akan menambah ikon/landmark di kota surabaya dan diharapkan akan menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung di daerah kenjeran dan sekitarnya.